Tangerang – Proyek u-ditch yang dikerjakan oleh CV. Tiga Perkasa diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Pasalnya, jika dilihat dari segi spesifikasi, standar dan kualitasnya, pihak kontraktor sepertinya ingin mencari keuntungan yang tidak wajar. Senin, 04/08/2025.
Dari hasil pengamatan Wartawan di jalan lestari Kelurahan Medang, Kecamatan Pagedangan Kabupaten Tangerang bahwa pemasangan u-ditch di lokasi tersebut terindikasi menggunakan material abal-abal.
Pasalnya, nampak merk u-ditch yang tertera hanya memakai cat pilok alias buatan sendiri atau bukan merk dari hasil pabrikan. Karena bahan u-ditch terlihat sudah retak dan pecah.
Diduga kuat kualitas u-ditch yang digunakan terindikasi belum memenuhi standar pabrikan, karena kemungkinan besar tidak melalui uji Lab dan belum memiliki sertifikat International Organization for Standardization (ISO).
Amat sangat disayangkan, program percepatan pembangunan daerah tertinggal sepertinya hanya buaian kata-kata manis, sebab proyek di Kabupaten seperti ini masih saja tak luput dari indikasi korupsi, kolusi dan nepotisme.
Saat dijumpai, salah seorang pekerja mengatakan bahwa pelaksana dari proyek u-ditch yang dikerjakannya tersebut baru sekali datang ke lokasi, itupun hanya menunjukan lokasi pekerjaan,
“Papan proyeknya ada, tapi belum dipasang, pelaksananya Eman jarang kesini,” ujarnya.
Sedangkan Eman, saat dihubungi melalui telepon seluler terkesan mengabaikan atau enggan merespon.
Sampai berita ini diterbitkan,dari pihak Kelurahan Medang dan Kontraktor.
Kecamatan Pagedangan,Kabupaten Tangerang belum dikonfirmasi.
PenulisĀ : Didin


















