Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
DaerahMasyarakatPendidikan

Hari Santri Nasional 2026, H. Muhamad Sobri: Santri Harus Berkontribusi Nyata Menuju Indonesia Emas

11
×

Hari Santri Nasional 2026, H. Muhamad Sobri: Santri Harus Berkontribusi Nyata Menuju Indonesia Emas

Share this article
Example 468x60

 

KAB. TANGERANG | Wolindonesia.id — Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang jatuh pada Kamis, 22 Oktober 2026, menjadi momentum untuk memperkuat peran santri dalam pembangunan bangsa. Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, peringatan ini menegaskan pentingnya kontribusi santri dalam menghadapi tantangan zaman.

H. Muhamad Sobri, S.H., M.H., Anggota DPRD Kabupaten Tangerang yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Tangerang, menyampaikan pesan agar santri tidak hanya memperdalam ilmu agama dan memperkuat akhlak, tetapi juga meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, serta inovasi.

Menurutnya, santri memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional melalui pengabdian dan karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Makna Hari Santri 2026 ini memang menekankan bukan hanya sebatas seremoni, tetapi santri-santri harus lebih terarah untuk mengisi pembangunan, baik melalui ilmu, teknologi, inovasi, maupun dalam menjawab berbagai persoalan umat,” ujar H. Muhamad Sobri.

 

 

Ia menegaskan, Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober merupakan momentum untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Semangat perjuangan tersebut, menurutnya, perlu dilanjutkan oleh generasi santri melalui pendidikan, pengabdian, dan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara. Kamis (22/10/2026).

 

 

H. Muhamad Sobri juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, para pemimpin, serta kalangan pesantren dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda. Ia berharap para santri dapat terus berkembang menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

 

Menurutnya, penguatan pendidikan di lingkungan pesantren menjadi salah satu bagian penting dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

Selain itu, ia memberikan perhatian khusus kepada para pengajar, pendidik, dan pembimbing di lingkungan pendidikan keagamaan agar senantiasa menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab. “Kepada para pengajar, pendidik, dan pembimbing, kami berharap ilmu diberikan dengan ikhlas. Dengan keikhlasan itu, mudah-mudahan para santri dan santriwati dapat benar-benar menyerap ilmu, saran, dan masukan dari para pembimbing dan pengajarnya,” ungkapnya.

 

 

Pesan tersebut sejalan dengan harapan agar pesantren terus berperan dalam membentuk generasi yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.

 

Santri diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat, baik melalui pendidikan, kegiatan sosial, inovasi, maupun pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam konteks tersebut, Hari Santri Nasional 2026 menjadi pengingat bahwa perjuangan santri masa kini tidak hanya diwujudkan melalui semangat belajar, tetapi juga melalui pengabdian dan kontribusi positif untuk kemajuan bangsa.

 

 

Pondok Pesantren Alfiya beralamat di Jalan Veteran, Jalan Kampung Cisereh, RT 001/RW 006, Desa Kadu Jaya, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Pondok pesantren ini dipimpin oleh Ust. Nuregi Alfia atau Drs. KH. Eeng Nurhaeni.

 

Momentum Hari Santri Nasional diharapkan dapat semakin memperkuat semangat pendidikan, pembentukan akhlak, dan pengabdian di lingkungan pesantren, sekaligus mendorong lahirnya generasi santri yang siap berkontribusi bagi masyarakat, daerah, dan Indonesia.

 

Pewarta : Fadli

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *