Sepatan,Tangerang – wolindonesia.id. Lebaran Anak Yatim menjadi salah satu tradisi yang dikenal di tengah masyarakat Muslim Indonesia setiap bulan Muharam. Peringatan ini identik dengan berbagai kegiatan sosial yang melibatkan anak-anak yatim dan piatu mulai dari santunan hingga doa bersama.Peringati tahun yatim 10 Muharam tahun Islam 1448 H./2026 M (27/06/26).
Suasana haru sekaligus bahagia Keluarga Besar Saung Pajajaran II (KBSP) menggelar aksi sosial berukuran besar tidak tanggung-tanggung organisasi kemasyarakatan yang kental dengan nilai-nilai luhur budaya Sunda ini KBSP II yang berlokasi di kampung Sepatan kidul Rt.02/004 kelurahan Sepatan kecamatan sepatan kabupaten Tangerang Provinsi Banten menggelar santunan anak yatim SE kelurahan Sepatan secara serentak.sabtu,(27/6/2026).
Acara yang berlangsung penuh khidmat ini dibawakan oleh Camat Sepatan Aan Ansori, S.IP., M.Si. Lurah Sepatan Plt. Risman Kuswanto, A.Md. Kapolsek Sepatan AKP Fahyani, SH Ketua Karang Taruna Sepatan Feby Chrysandi,ketua RT,ketua RW, pimpinan KBSP II Ustad H. Muhdi, Ketua KBSP II Ahmad Frengki, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan pengurus inti Keluarga Besar Saung Pajajaran II.
Sebelum memasuki acara inti santunan anak yatim Se- kelurahan Sepatan jangan lupa anak anak yatim dan piatu dihibur dengan pertunjukan atraksi debus dari kesenian khas Sunda.

Suasana hening nan khusuh setelah Habib Hasan memberikan tausiah kepada anak anak yatim dan tamu undangan sekaligus memberikan Dorprize kepada anak-anak yatim piatu yang berhasil menjawab setiap pertanyaan dari Habib Hasan.
Camat Sepatan Aan Ansori, S.IP., M.Si. mengapresiasi acara yang diselenggarakan KBSP II “Acara santunan ini telah berlangsung selama 15 tahun dengan rutin memang luar biasa, alhamdulilah kami sebagai aparatur pemerintah kecamatan sepatan akan terus mendukung kegiatan positif ini, mudah-mudahan acara ini bisa terus berjalan setiap tahunnya, saya juga bangga dengan KBSP II yang selalu konsisten peduli sosial terhadap lingkungan wabil khusus kepada anak-anak yatim di wilayah sepatan” Ujarnya
Hal senada di katakan Lurah Sepatan Plt. Risman Kuswanto, Amd. “Dengan gelarnya santunan anak yatim ini bisa terus dapat dilakukan setiap tahunnya, semoga KBSP II bisa terus bersinergi dengan pemerintah kelurahan Sepatan”, Pungkas Lurah.
Wujud Nyata sosial yang di berikan Keluarga Besar Saung Pajajaran II dinahkodai Ketua Frengki, beliau menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekedar rutinitas tahunan, melainkan implementasi nyata dari filosofi leluhur tanah Pasundan.
“Kami berharap kehadiran Saung Pajajaran II benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar dan umumnya masyarakat kecamatan sepatan, Ini adalah momentum untuk memperkuat tali silaturahmi baik dalam tubuh organisasi KBSP II maupun di masyarakat, dengan di gelarnya acara ini sekaligus mengetuk pintu langit melalui-doa ikhlas dari 150 anak yatim. Semoga organisasi kami terus kompak” ujar A. Frenky ketua KBSP II di sela-sela acara.
Isak haru tak terbendung dari para pendamping(Orang tua) anak-anak yatim. Sebut saja Ayum (47) warga kampung Sepatan yang siang ini mendampingi anaknya mengatakan, “ Alhamdulillah di sini itu setiap tahunnya selalu mengadakan santunan anak yatim begitu meriah karna kita semua di hibur dengan pertunjukan kesenian Sunda,saya berharap program santunan anak yatim yang di gelar keluarga besar saung padjajaran II bisa terus di laksanakan setiap tahunnya,”harapnya Ayum.
Gerakan KBSP II diharapkan dapat menjadi contoh dan memicu organisasi atau komunitas lain untuk saling bahu-membahu dalam memuliakan anak yatim dan mengentaskan kepedulian serta menjaga kelestarian budaya, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial. Kegiatan di tutup doa sekaligus ramah tamah.


















