Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaDaerahMasyarakatPeristiwa

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Tangerang Dampingi Bupati Hadiri Aksi Damai Aliansi Pendukung Program MBG

11
×

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Tangerang Dampingi Bupati Hadiri Aksi Damai Aliansi Pendukung Program MBG

Share this article
Example 468x60

KAB. TANGERANG | Wolindonesia.id – Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Tangerang, H. Muhamad Sobri, SH., MH, mendampingi Bupati Kabupaten Tangerang Drs. H. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si serta Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhamad Amud, S.Sos dalam menghadiri Aksi Damai Sebanyak 1.500 orang wanita yang tergabung dalam relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Se-Kabupaten Tangerang, Banten, menggelar aksi damai untuk mendukung program prioritas nasional yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Massa yang terdiri dari emak-emak itu, melangsungkan unjuk rasa di depan Kantor Bupati Tangerang, Puspemkab, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, pada Senin siang (29/6).

Kehadiran jajaran pimpinan daerah, termasuk Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Tangerang H. M. Sobri, menunjukkan komitmen pemerintah daerah dan legislatif dalam menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat serta menghargai penyampaian aspirasi secara damai sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin guna mendukung pelaksanaan program-program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.

Berdasarkan pantauan Wolindonesia.id di lokasi, seribuan wanita dengan memakai pakaian berwarna putih dan kerudung coklat nampak membawa sejumlah atribut berupa sepanduk dengan tulisan pernyataan mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk melanjutkan program MBG yang berdampak positif langsung terhadap siswa, balita, lansia dan ibu hamil.

Selain menyampaikan orasi, sejumlah massa aksi juga menunjukkan sejumlah nyanyian dan yel-yel tentang program MBG yang sudah dirasakan oleh seluruh kalangan, termasuk sektor ekonomi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah setempat.

“Maka dari itu, kami relawan ini ingin mendorong bahwa program ini terus dilanjutkan dan jangan sampai tertunda bahkan ditutup,” ucap Koordinator Aksi Damai Dukungan MBG, Khotib Yani.

Dalam hal ini, massa relawan SPPG juga menuntut kepada pemerintah melalui Pemkab Tangerang untuk dibuatkan regulasi atau undang-undang yang jelas agar penyelenggaraan program tersebut bisa berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Walaupun ada kejadian di pusat soal korupsi dan lain sebagainya, itu harus kita berantas sama-sama, harus kita berantas sampai tuntas,” tuturnya.

Para peserta aksi, yang tergabung dari relawan dan pekerja ini juga akan berkomitmen untuk terus mengawal dan menjalankan prosedur-prosedur pelaksanaan pemberian gizi terhadap penerima manfaat sesuai standar berlaku agar MBG bisa dipastikan aman.

“Banyak sektor ekonomi yang diuntungkan dengan adanya program MBG. Kami tidak ingin karena hal-hal yang sebenarnya tidak harus terjadi, berimbas terhadap keberlangsungan para relawan yang sampai saat ini mendedikasikan dirinya untuk mendukung terlaksananya program MBG,” ujar H. Muhamad Sobri.

“Program ini bukan persoalan setuju atau tidak setuju di tingkat daerah. MBG adalah komitmen pemerintah pusat dan harus dijalankan sesuai ketentuan.”

“Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mengawal agar program ini berjalan sesuai visi misi Presiden RI,” kata H. Muhamad Sobri. Ia bahkan mengapresiasi aksi damai tersebut. Menurutnya, dampak MBG terhadap ekonomi daerah cukup besar. “Dampak adanya MBG ini, perputaran ekonomi di Kabupaten Tangerang dalam setahun diperkirakan Rp 1 triliun,” pungkas H. Muhamad Sobri.

Menanggapi aksi damai tersebut, Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa dari aspirasi yang disampaikan oleh relawan dan pekerja SPPG ini telah diterimanya.

Dimana, beberapa poin penting seperti tuntutan keberlanjutan, pengawasan dan dampak positif dari MBG ini akan segera diteruskan oleh pihaknya ke Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai lembaga terkait dalam program tersebut.

“Dan kami juga menerima perwakilan 10 orang tadi untuk diterima bersama dengan Dinas Kesehatan, Disdik, dan juga ada beberapa Forkopimda juga hadir. Mereka menyampaikan menyampaikan hal yang sama,” tutur Bupati.

Maesyal bilang, dari aspirasi yang disampaikan ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang telah meminta komitmennya untuk memperkuat dan mengoptimalkan seluruh pelayanan serta tata-kelola dalam penyelenggaraan MBG tersebut, sehingga apa yang diusulkan saat ini layak untuk diperjuangkan dan dipertahankan.

“Lebih-lebih saya bilang gini, lebih-lebih kalau kita sudah optimal, mudah-mudahan ini tidak terjadi keracunan, tidak terjadi kelambatan, tidak terjadi pengurangan menu dan gizi porsinya. Nah, ini yang menjadi tanggung jawab kita bersama,” ungkap dia.

Pewarta : Fadli

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *