KAB. TANGERANG | Wolindonesia.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Pemerintah Provinsi Banten resmi meluncurkan Pusat Layanan Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) atau Payment Point bertajuk “Agen Samsat Lebih Dekat dan Mudah” di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Curug, Kamis (2/7/2026).
Peresmian dilakukan oleh Gubernur Banten Andra Soni didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja. Kehadiran layanan tersebut menjadi upaya pemerintah mendekatkan pelayanan pembayaran pajak kendaraan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui sistem yang lebih cepat, mudah, dan aman.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, program Payment Point merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Banten melalui Bapenda, Bank BJB, Bank Banten, serta Pemerintah Kabupaten Tangerang.
“Hari ini kita meluncurkan program Payment Point pembayaran pajak kendaraan bermotor. Insyaallah layanan ini akan hadir di seluruh 29 kantor kecamatan dan 10 kelurahan di Kabupaten Tangerang, serta secara bertahap menjangkau 1.551 desa dan kelurahan di Provinsi Banten. Harapannya masyarakat semakin mudah, cepat, dan nyaman dalam membayar pajak kendaraan bermotor,” ujarnya.
Menurut Andra, kemudahan akses pembayaran pajak diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang nantinya digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan di Provinsi Banten. Ia menilai Kabupaten Tangerang memiliki potensi penerimaan pajak kendaraan bermotor yang sangat besar sehingga perlu didukung dengan layanan yang semakin dekat dengan masyarakat.
“Ketika masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor yang terdaftar di Kabupaten Tangerang, maka secara otomatis hak Kabupaten Tangerang akan langsung masuk secara real-time ke kas daerah sesuai ketentuan. Ini merupakan bentuk kolaborasi Pemerintah Provinsi Banten bersama Bank BJB dan Bank Banten untuk memberikan layanan digital perbankan terbaik bagi masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Tangerang Soma Atmaja yang mewakili Bupati Drs. H. Moch Maesyal Rasyid menyebut kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat jaringan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan.
“Jejaring peningkatan PAD ini kita maksimalkan melalui peran kecamatan dan kelurahan. Kita berharap Kabupaten Tangerang bisa menjadi role model bagi provinsi. Manfaatnya sangat besar, melalui sistem opsen ini pajak yang dibayarkan langsung terbagi secara real-time ke RKUD masing-masing, di mana 66 persen masuk ke kas kabupaten dan 33 persen untuk provinsi,” katanya.
Ia menambahkan, ke depan layanan Agen Samsat juga akan melibatkan pihak ketiga di tingkat desa, seperti BUMDes, Koperasi Merah Putih, lembaga lainnya, hingga masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk menjadi mitra resmi.
“Nanti pihak ketiga di tingkat desa seperti BUMDes, Koperasi Merah Putih, lembaga lain, bahkan perorangan bisa mengajukan diri sebagai agen dengan hitungan insentif tersendiri. Kehadiran mereka tentu akan sangat membantu optimalisasi pajak pemerintah provinsi maupun kabupaten,” ujarnya.
Soma memastikan layanan Payment Point di 29 kecamatan dan 10 kelurahan di Kabupaten Tangerang telah resmi beroperasi mulai hari ini. Masing-masing lokasi diperkuat oleh dua petugas PPPK yang telah mendapatkan pelatihan.

H. Muhamad Sobri. SH. MH. legislatif Kabupaten Tangerang merasa bangga dan efesiensi kinerja bank BJB untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor, ”dengan hadirnya payment poin disetiap kantor desa dan kelurahan se-kabupaten Tangerang lebih terjangkau oleh masyarakat hasilnya masyarakat tidak perlu repot untuk membayar pajak kendaraan dan pastinya PAD daerah meningkat.” “Ini contoh kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Provinsi Banten, kaitannya dengan peningkatan PAD sebagaimana diamanatkan oleh Pak Gubernur. Di mana jejaring peningkatan PAD itu bisa melalui kecamatan dan Desa serta Kelurahan,” tuturnya.
Pewarta : Fadli


















