Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaMasyarakatPemerintahan

Proyek Drainase Puspitek Sektor 3 Pagu Kecamatan Pagedangan Profesionalitas Pelaksanaan Dipertanyakan

2
×

Proyek Drainase Puspitek Sektor 3 Pagu Kecamatan Pagedangan Profesionalitas Pelaksanaan Dipertanyakan

Share this article
Example 468x60

Kab. Tangerang | Wolindonesia.id — Proyek pembangunan saluran drainase di Perumahan Puspitek Sektor 3 RW.004 Desa Pagedangan Kecamatan Pagedangan Kabupaten Tangerang, menuai sorotan tajam dari pemerhati LSM Komando Garuda Sakti Ketua DPC Kabupaten Tangerang. Pekerjaan proyek tersebut menggunakan pihak ke-3 CV. Primades Putra Utamadengan pagu anggaran sebesar Rp. 100.000.000,- yang berasal dari Dinas Kecamatan Pagedangan.

 

Proyek yang dikerjakan oleh beberapa pekerja dari pelaksanaan pemilik kontraktor bernama Herman tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis sebagaimana mestinya. Minimnya pengawasan Kecamatan terkait. Tim investigasi Wolindonesia.id menemukan sejumlah kejanggalan di lapangan, mulai dari pekerjaan yang dilakukan tanpa K3, pekerjaan sampai dikerjakan malam hari tanpa perlengkapan yang memadai. agregat hamparan pasir atau pasir abu dasar yang tidak diberikan samping Udith semestinya diberikan agregat Pasir akan tetapi hanya dipadatkan oleh tanah saja.

 

“Pengerjaannya terlihat asal-asalan. Selain itu, sejak pelaksanaan awal saja sampai 5 hari pekerjaan pihak pelaksana ataupun pihak Pengawas dari Kecamatan Pagedangan terkesan abaikan teknis, sedangkan para pekerja juga tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) saat bekerja dan pekerjaan sampai malam hari tanpa alat pendukung yang memadai. Hal ini jelas menyalahi aturan keselamatan kerja, kontraktor lalai dalam pelaksanaan kerja pelengkap kerja hanya bermodalkan cangkul dan linggis sekelas anggaran ratusan juta tingkat anggaran Kecamatan tidak berkualitas bagaimana kedepannya” tegas Supardi. Rabu (04/11/2026).

 

Menurut Supardi, praktik seperti ini menunjukkan lemahnya pengawasan dari pihak pelaksana dan instansi terkait. Ia menilai proyek drainase tersebut berpotensi tidak bertahan lama karena kualitas pekerjaan yang diragukan.

 

 

warga sekitar yang enggan disebut namanya dilokasi proyek berkomentar bahwa pembangunan proyek ini hasil Aspirasi Dewan Dapil 6 Kabupaten Tangerang, prihal pekerjaan saya tidak bisa berkomentar” tuturnya.

 

“Supardi mendesak agar pihak kontraktor dan pengawas proyek segera dievaluasi. Jangan sampai uang rakyat terbuang sia-sia hanya karena pekerjaan yang tidak profesional,” tambahnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak kontraktor maupun dari pihak Kecamatan Pagedangan. padahal proyek drainase ini termasuk dalam program infrastruktur yang dibiayai APBD Kabupaten Tangerang yang seharusnya dikelola secara transparan dan akun tabel.

 

Pewarta : Fadli

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *