Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaHukum

LAMPU JALAN MATI, TRUK EKSPEDISI BERJEJERAN PARKIR SEMBARANGAN ! BSD MAU TUNGGU KORBAN DULU BARU BERTINDAK?

10
×

LAMPU JALAN MATI, TRUK EKSPEDISI BERJEJERAN PARKIR SEMBARANGAN ! BSD MAU TUNGGU KORBAN DULU BARU BERTINDAK?

Share this article
Example 468x60

KAB. TANGERANG, KADUSIRUNG – WOLINDONESIA.ID. Kondisi keselamatan pengguna jalan di Jalan Raya BSD, tepatnya di wilayah Desa Kadusirung hingga perbatasan Desa Situgadung, menjadi sorotan. Pasalnya, saat awak media menyaksikan deretan mobil truk ekspedisi terparkir di sepanjang pinggir jalan, sementara lampu  jalan umum (PJU) dalam kondisi tidak menyala (02/11/26).

Temuan tersebut terjadi saat awak media melintas di lokasi. Pemandangan yang muncul ketika sejumlah truk ekspedisi berjejer di tepi jalan tanpa dilengkapi rambu peringatan maupun tanda pengaman yang memadai. Ironisnya, para sopir justru terlihat santai berkumpul dan nongkrong di warung pinggir jalan, seolah tidak menyadari risiko yang ditimbulkan terhadap pengguna jalan lainnya.

Yang menjadi pertanyaan, ke mana pengawasan keamanan wilayah?

Mengapa tidak terlihat petugas keamanan atau security yang menegur maupun menertibkan kendaraan-kendaraan besar tersebut? Apakah aktivitas parkir truk di sepanjang jalan memang diperbolehkan, atau justru luput dari pengawasan pihak terkait?

Kondisi ini bukanlah persoalan sepele. Truk berukuran besar yang berhenti berjejer di pinggir jalan, ditambah minimnya penerangan akibat lampu jalan yang mati, menarik perhatian pengendara dan meningkatkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari.

BSD sebagai pihak pengembang tidak boleh menutup mata!

Jangan sampai fasilitas kawasan hanya diperhatikan ketika menyangkut kepentingan pembangunan dan bisnis, sementara keselamatan masyarakat serta pengguna jalan justru terabaikan.

Mengabaikan fungsi pengawasan dan tanggung jawab pengelolaan kawasan. Jika memang terdapat petugas keamanan yang bertugas, apa langkah konkret mereka dalam mengantisipasi parkir sembarangan yang membahayakan masyarakat?

Melalui pemberitaan ini, awak media meminta pihak BSD selaku pengembang untuk segera:

1. Menertibkan deretan truk ekspedisi yang parkir sembarangan di sepanjang Jalan Raya BSD.

2.menyalakan lampu penerangan jalan segera diperbaiki dan kembali berfungsi.

3. Penerapan rambu larangan parkir serta tanda peringatan di titik-titik rawan.

4. Meningkatkan pengawasan keamanan agar tidak ada kendaraan besar yang berhenti sembarangan dan membahayakan pengguna jalan.

Jangan menunggu ada korban jiwa untuk kemudian sibuk mencari solusi!

Keselamatan pengguna jalan bukan perkara yang bisa ditawar. Jangan sampai masyarakat harus membayar mahal karena lemahnya pengawasan dan tindakan lambannya.

BSD, jangan hanya membangun kawasan, tapi bangun juga kepedulian terhadap keselamatan masyarakat. Sebab jalan raya bukan tempat parkir bebas bagi kendaraan ekspedisi!

WOL Indonesia – Berani & Fakta. Perlindungan fungsi kontrol sosial demi kepentingan publik.

 

Penulis : Redaksi Wol Indonesia

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *