http://www.wolindonesia.id – Cisauk, – Suasana haru, bahagia, dan penuh kenangan menyelimuti SMK Bina Insani Cisauk saat digelarnya acara besar bertajuk “Pelepasan dan Perpisahan: 14 Tahun Caturdasa Generation”. Acara perpisahan angkatan ke-14 ini menjadi semakin istimewa dan meriah berkat kehadiran serta penampilan memukau dari Soul Full Band, yang sukses menggetarkan hati seluruh hadirin, mulai dari para siswa angkatan ke-14, guru, staf, hingga orang tua yang hadir.
Momen pelepasan ini menjadi babak penutup perjalanan pendidikan selama tiga tahun bagi para siswa angkatan ke-14 yang menyandang nama Caturdasa Generation. Nama tersebut memiliki makna mendalam: Catur berarti empat dan Dasa berarti sepuluh, melambangkan angka 14 sekaligus harapan agar angkatan ini memiliki kekuatan, ketangguhan, dan semangat pantang menyerah dalam menghadapi masa depan. Rangkaian acara berlangsung khidmat, penuh kehangatan, dan dipenuhi kenangan indah yang tak terlupakan.
Setelah serangkaian prosesi sakral seperti laporan panitia, sambutan kepala sekolah, pesan perpisahan dari perwakilan siswa, hingga penyerahan kenang-kenangan, suasana berubah menjadi sangat hidup saat panggung utama diserahkan kepada Soul Full Band. Band yang dikenal dengan alunan musik berirama lembut, menyentuh hati, dan penuh semangat ini tampil memukau membawakan lagu-lagu pilihan, mulai dari lagu perpisahan yang menyentuh perasaan, lagu kenangan masa sekolah, hingga lagu-lagu populer yang sangat akrab di telinga para siswa.
Irama musik yang mengalun indah dan vokal yang merdu langsung memancing antusiasme seluruh hadirin. Para siswa Caturdasa Generation bernyanyi bersama, bergandengan tangan, bahkan ada yang meneteskan air mata terharu mendengar lirik lagu yang seolah menceritakan perjalanan mereka selama bersekolah. Soul Full Band tidak hanya sekadar menghibur, tetapi berhasil membungkus suasana haru perpisahan dengan kehangatan dan kebahagiaan, menjadikan momen ini terasa semakin berkesan dan penuh makna.

Ketua Panitia Pelaksana mengungkapkan bahwa kehadiran Soul Full Band merupakan salah satu poin utama yang dirancang untuk membuat perpisahan ini menjadi kenangan terindah. “Kami sengaja mengundang Soul Full Band karena karakter musik mereka sangat pas dengan tema acara—penuh rasa, tulus, dan menyentuh. Kami ingin perpisahan ini bukan hanya sedih, tapi juga diisi kebahagiaan dan kenangan manis yang akan selalu dibawa oleh adik-adik angkatan ke-14 ke mana pun mereka pergi,” ujarnya.
Kepala SMK Bina Insani Cisauk pun sangat mengapresiasi penampilan tersebut. Beliau menyampaikan bahwa musik adalah bahasa universal yang mampu menyatukan perasaan. “Melihat antusiasme dan kebahagiaan siswa saat menikmati penampilan ini, saya sangat terharu. Soul Full Band berhasil melengkapi momen bersejarah ini. Semoga kenangan indah hari ini, termasuk alunan musik yang kami nikmati bersama, menjadi penyemangat bagi Caturdasa Generation untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi dan meraih kesuksesan,” tambahnya.
Penampilan Soul Full Band menjadi penutup yang sangat indah dan tak terlupakan dari seluruh rangkaian acara. Diiringi musik yang bergema di seluruh ruangan, para siswa berpelukan, saling berpamitan, dan berjanji untuk tetap menjaga silaturahmi meski telah berpisah dan menempuh jalan masing-masing.
Dengan terselenggaranya acara ini, berakhirlah masa sekolah bagi Caturdasa Generation, namun terbukalah lembaran baru kehidupan. Pelepasan ini bukan akhir, melainkan awal perjalanan panjang. Dan kemeriahan yang dihadirkan Soul Full Band menjadi saksi manis, bahwa di SMK Bina Insani Cisauk, setiap perpisahan selalu dibalut dengan kasih sayang, kebersamaan, dan kenangan abadi.
Red : RK
Editor : Ndes


















