KAB. TANGERANG | wolindonesia.id – Pemeliharaan Jalan Hotmix di Perumahan Graha Siena Desa Ciakar Kecamatan Panongan Kabupaten Tangerang dengan nilai anggaran sebesar Rp. 99.285.000.,- yang dilaksanakan oleh CV Kinara Putri Kontraktor diduga dilaksanakan tidak sesuai spesifikasi, standar maupun kualitasnya. Senin, 27/07/2026.
Dari hasil pengamatan Wartawan di lokasi proyek tersebut diduga sebagian Lapis Pondasi Bawah (LPB) tidak menggunakan hamparan agregat, tentu saja hal itu akan mempengaruhi kualitas hotmix, mengingat dasar jalan adalah paving blok maka hasilnya akan berbatik, sehingga hotmix mudah retak.
Selain itu, proyek dengan nilai anggaran hampir nyaris mendekati Seratus Juta ini diduga kontraktor hanya mendatangkan 2 mobil material hotmix, itu artinya jumlah tonase yang diturunkan tidak akan dapat memenuhi standar ketebalan hotmix.
Saat dijumpai, Salah seorang warga menyebut bahwa pelaksana dari kegiatan proyek hotmix yang dikerjakannya tersebut tidak mengetahui dan para pengawas pun tidak berada dilokasi semenjak pekerjaan dimulai

Sementara, PPTK Kecamatan Panongan Hendra saat berusaha dihubungi oleh Wartawan belum ada jawaban, diduga dia secara sengaja menghindari punggawa kontrol sosial agar perilaku curangnya tidak terendus oleh publik.
Menanggapi hal itu, Riyan Kadhafi Aktivis Benteng Tangerang Raya meminta pihak Kecamatan Panongan segera melakukan evaluasi dan mendesak kontraktor untuk menggelar ulang.
“Jika permintaan kami tidak didengar, maka nanti kami akan melayangkan surat audiensi ke Kecamatan Panongan, kalau memang ada yang tidak sesuai ya harus dikerjakan ulang,” ucap Riyan Kadhafi.
Sampai berita ini diterbitkan, Camat Panongan dan PPTK Kecamatan Panongan belum dikonfirmasi lebih lanjut.
Pewarta : Fadli


















