Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
BeritaDaerahMasyarakat

Gapura TPU Makam Bojong Nangka Jadi Sorotan Pasalnya Tidak Sesuai RAB, Pemkab Tangerang Dugaan Dicurangi Kontraktor

7
×

Gapura TPU Makam Bojong Nangka Jadi Sorotan Pasalnya Tidak Sesuai RAB, Pemkab Tangerang Dugaan Dicurangi Kontraktor

Share this article
Example 468x60

 

Kab. Tangerang | Wolindonesia.id – Pembangunan gapura dilingkup Makam TPU Gurubug RT 01 RW.04 Kelurahan Bojong Nangka Kecamatan Kelapa Dua dilakukan tanpa merujuk RAB yang seharusnya Bangunan Gapura hanya melanjutkan aksesoris dari gapura yang sudah terbangun sebelumnya, jika melihat Rancangan Anggaran Biaya (RAB) melakukan Teknis pembangunan dari nol melakukan pondasi penguatan dasar akan tetapi hal tersebut tidak dilaksanakan oleh pihak kontraktor CV. Ansori Kontruksi yang berkantor di Desa Kronjo.

 

 

Sejak awal proyek berkali-kali wolindonesia.id melihat dilokasi proyek papan proyek hampir selesai pekerjaan tidak terpasang menandakan bahwasanya memang kontraktor menyembunyikan sesuatu yang tidak sesuai anggaran.

 

 

Proyek Gapura tersebut menuai sorotan dari publik dan pegiat kontrol sosial. Proyek infrastruktur Gapura tanda wajah makam yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Tangerang tahun 2026 ini dinilai tidak sebanding dengan besarnya anggaran yang digelontorkan.

 

 

Aktivis Banteng Tangerang Raya, Riyan Kadhafi, menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan di lapangan, tidak melakukan pondasi tiang hanya berupa plester dan penambahan accesories saja tanpa merubah bentuk fisik terdahulu hal ini dinilai sangat sederhana dan anggaran sangat bisa ditekan lebih murah dan jika anggaran tetap digelontorkan penuh dengan acuan pondasi maka jelas hal tersebut menyalahi aturan dan Pemkab Tangerang rugi menggagarkan sia-sia untuk pembangunan

 

 

“Melihat langsung ke lapangan, pembangunan gapura tersebut hanya menambahkan bukan membangun dari nol. Secara visual memang sangat bagus akan tetapi secara data anggaran tidak sesuai ekspektasi harusnya lebih efisien malah seolah-olah boros anggaran,” ujar Riyan Kadhafi kepada wartawan pada Jum’at, 18 September 2026.

 

 

 

Jurnalis Wolindonesia.id saat mengkonfirmasi kepada pekerja menerangkan bahwa gapura awal tidak seluruhnya dihancurkan hanya menambah pondasi untuk keatasnya saja serta penambahan ornamen dan pemugaran warna dan tulisan, karena agar dilanjut saja tidak perlu melakukan pondasi dari nol, terang pekerja. Sedangkan para pekerja memberikan penjelasan bahwa mereka tidak tahu pelaksana proyek hanya dimandorin oleh Pak Dul terang salah satu pekerja dilokasi proyek.

 

 

Masyarakat dan pihak terkait pun berharap agar transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana Pemerintah dapat terus ditingkatkan, guna memastikan bahwa pembangunan benar-benar memberikan manfaat dan sesuai dengan perencanaan anggaran yang telah ditetapkan.

 

 

Pewarta : Fadli

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *