Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
DaerahDesa

Proyek Drainase Kampung Ciangir Bak Siluman, Profesionalitas Pelaksanaan Dipertanyakan

17
×

Proyek Drainase Kampung Ciangir Bak Siluman, Profesionalitas Pelaksanaan Dipertanyakan

Share this article
Example 468x60

 

Kab. Tangerang | Wolindonesia.id — Proyek pembangunan saluran drainase di Kampung  Ciangir RW.005 Desa Ciangir Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan tajam dari pemerhati Masyarakat dan Lingkungan Riyan Kadhafi. Rabu (14/05/2026).

 

Proyek yang dikerjakan oleh beberapa pekerja dari pemborong tersebut diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis sebagaimana mestinya. Tanpa ada keterangan papan proyek dan minimnya pengawasan dinas terkait. Tim investigasi Wolindonesia.id menemukan sejumlah kejanggalan di lapangan, mulai dari pekerjaan yang dilakukan tanpa K3 dan profesional pekerja tidak didukung dengan perlengkapan yang mempuni seperti halnya proyek pada umumnya, pengangkutan Udith yang begitu berat hanya bermodalkan tambang dan bambu untuk menurunkan dilubang saluran, dengan hal tersebut pekerja akan mengalami kesulitan dan bisa membuat bahaya dilingkungan pekerjaan.

 

“Pengerjaannya terlihat asal-asalan. Selain itu, para pekerja juga tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) saat bekerja. Hal ini jelas menyalahi aturan keselamatan kerja, kontraktor lalai dalam pelaksanaan kerja pelengkap kerja hanya bermodalkan cangkul dan linggis sekelas anggaran ratusan juta tidak berkualitas bagaimana kedepannya” tegas Riyan Kadhafi.

Menurut Riyan Kadhafi, praktik seperti ini menunjukkan lemahnya pengawasan dari pihak pelaksana dan instansi terkait. Ia menilai proyek drainase tersebut berpotensi tidak bertahan lama karena kualitas pekerjaan yang diragukan.

 

Warga lingkungan setempat yang enggan disebutkan namanya berkomentar bahwa kmelalui pesan watshaap memberikan keterangan bahwa “papan proyek sudah dipasang tapi dibawa lagi sama yang kerja pak,” tutur warga.

 

“Riyan mendesak agar pihak kontraktor dan pengawas proyek segera dievaluasi. Jangan sampai uang rakyat terbuang sia-sia hanya karena pekerjaan yang tidak profesional,” tambahnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak kontraktor  maupun dari pihak Kecamatan Cikupa. padahal proyek drainase ini termasuk dalam program infrastruktur yang dibiayai APBD Kabupaten Tangerang, yang seharusnya dikelola secara transparan dan akun tabel.

Jurnalis : Fadli

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *